
Darussalam, 12 Februari 2026 – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dengan menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring pada 2 – 12 Februari 2026 di Ruang Flamboyan Lantai 3, Gedung AAC Dayan Dawood, Universitas Syiah Kuala.
Kegiatan Pelatihan PEKERTI USK 2026 secara resmi dibuka oleh Dr. Yanis Rinaldi, S.H., M.Hum, selaku Sekretaris Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) USK. Dalam sambutannya, Dr. Yanis menegaskan bahwa pelatihan PEKERTI memiliki peran strategis dalam meningkatkan kompetensi pedagogik dosen, terutama dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi proses pembelajaran yang berkualitas.
“Pelatihan PEKERTI menjadi bagian penting dalam upaya peningkatan mutu pembelajaran di perguruan tinggi. Dosen diharapkan tidak hanya memahami materi keilmuan, tetapi juga mampu menyampaikan pembelajaran secara efektif, inovatif, dan berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan,” ujar Dr. Yanis Rinaldi.
Pelatihan PEKERTI ini diikuti oleh dosen-dosen Universitas Syiah Kuala, khususnya dosen pemula dan dosen yang ingin memperkuat kembali pemahaman serta keterampilan teknik instruksional. Selama sembilan hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pembekalan intensif yang mencakup 65 jam pelatihan materi, 10 jam praktik micro teaching, serta 20 jam tugas mandiri yang didampingi langsung oleh para fasilitator berpengalaman.
Beragam materi strategis disajikan dalam Pelatihan PEKERTI USK 2026, mulai dari Paradigma Baru Pendidikan Tinggi, Teori Belajar dan Motivasi, Pembelajaran Andragogi, Student-Centered Learning (SCL), Taksonomi Tujuan Instruksional, Desain Instruksional, Penilaian Hasil Belajar, hingga Perencanaan Pembelajaran (RPS dan RPP). Selain itu, peserta juga dibekali wawasan terkait Pendidikan Tinggi di Era Revolusi Industri 4.0, pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam pembelajaran, serta pengantar kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung proses belajar mengajar.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dan fasilitator yang kompeten di bidang pengembangan pembelajaran perguruan tinggi, baik dari internal maupun eksternal Universitas Syiah Kuala, sehingga peserta mendapatkan perspektif yang komprehensif dan aplikatif.
Melalui pelaksanaan Pelatihan PEKERTI Tahun 2026, LPM USK berharap para dosen peserta mampu menerapkan pembelajaran yang lebih inovatif, efektif, dan berkelanjutan, serta berkontribusi langsung dalam meningkatkan mutu akademik dan daya saing Universitas Syiah Kuala di tingkat nasional maupun internasional. (Noe-)
Comments are closed