Darussalam, 10 Oktober 2025 – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Syiah Kuala (USK) bersama Satuan Jaminan Mutu Fakultas (SJMF) USK menggelar Rapat Koordinasi LPM–SJMF yang berlangsung di Ruang Diklat FEB USK pada Jumat, 10 Oktober 2025. Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi dalam implementasi sistem penjaminan mutu internal di lingkungan universitas.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh perwakilan LPM USK, Wakil Dekan Bidang Akademik FEB USK, serta tim SJMF. Dalam kesempatan tersebut, LPM USK memaparkan sejumlah isu strategis terkait peningkatan mutu perguruan tinggi, di antaranya pengisian data Audit Mutu Internal (AMI) Online, proses akreditasi perguruan tinggi dan program studi, penguatan budaya mutu, serta pelaksanaan survei Evaluasi Pembelajaran Mahasiswa oleh Mahasiswa (EPMB) dan Survei Kinerja Pegawai (SKP) yang dikelola oleh LPM.

Salah satu isu penting yang dibahas adalah kendala pemenuhan dosen homebase di beberapa program studi, yang berdampak langsung terhadap status akreditasi, khususnya bagi program studi baru. LPM menekankan perlunya langkah strategis untuk memastikan setiap program studi memenuhi jumlah dosen homebase sesuai ketentuan, guna menjaga keberlanjutan mutu akademik dan institusi.

Dalam rapat ini, LPM juga menjelaskan perubahan skema akreditasi terbaru dari BAN-PT, di mana status akreditasi kini hanya dibedakan menjadi terakreditasi dan tidak terakreditasi. Adapun peringkat Unggul bersifat sukarela bagi program studi yang ingin mengajukan penilaian lanjutan.

Sistem akreditasi kini memanfaatkan SAPTO (Sistem Akreditasi Perguruan Tinggi Online) yang terintegrasi dengan data PD-DIKTI, serta didukung oleh berbagai sistem informasi seperti SISTER, BIMA, SINTA, dan SIMKATMAWA. Dalam pengelolaannya, operator SAPTO berada di bawah koordinasi LPM, sementara sistem akreditasi LAM dikelola langsung oleh masing-masing program studi.

Selain membahas teknis akreditasi, rapat juga menyoroti pentingnya benchmarking sebagai upaya berkelanjutan dalam peningkatan kualitas mutu akademik. LPM menilai koordinasi dengan SJMF merupakan salah satu bentuk benchmarking internal antar program studi di lingkungan USK, di samping rencana benchmarking eksternal dengan universitas lain.

Melalui kegiatan ini, LPM USK berharap koordinasi dan sinergi antara LPM dan SJMF dapat semakin solid dalam mendukung pencapaian visi USK sebagai universitas berdaya saing global berbasis mutu berkelanjutan. (Fitri)

Categories:

Tags:

Comments are closed